analisa.io

This Profile is
Age-restricted
by Instagram and cannot be analyzed

Please kindly try another search

analisa.io
analisa.io

This Profile has zero posts, and nothing to analyze

Please kindly try another search

analisa.io
analisa.io

Oops...
This profile
Does not exist.

Please reach our support for assistance.

Please kindly try another search

analisa.io
analisa.io

Uhmm,
we can't access
a private profile

Please kindly try another search

analisa.io
analisa.io
analisa.io

Sorry,
your internet connection
seems unstable.

Whoa, the dates you
selected exceed the
posts analyzed.

Whoa, the dates you selected exceed the posts analyzed.

analisa.io
analisa.io
analisa.io

Profile has less
than 500
followers.

For good accuracy, Analisa.io only provides Follower Analytics for Profiles with more than 500 Followers.
Please kindly try another search :

analisa.io

Your search is being analyzed in real-time, and will be completed in up to six hours depending on the total posts analyzed. Learn more

  • You will be notified by email once the report is completely loaded.
  • You may close the browser tab while waiting.
  • Kindly contact customer service if you have any questions.
analisa.io

Oops...
It's us not you.

Please reach our support for assistance.
analisa.io
Logo analisa
profile-picture
-

Engagement Rate

Like Rate

Comment Rate

Followers

Following

Engagement Rate

Like Rate

Comment Rate

Get Follower Demographics
& Authenticity

for Instagram Followers
  • Age
  • Gender
  • Location
  • Authenticity

Average Engagement (Likes + Comments)

Pinch & highlight chart to zoom.

Avg. Engagement
per Post

Avg. Likes
per Post

Avg. Comments
per Post

William Sudhana #vosFoyer Average Engagement

-

Total Posts

Pinch & highlight chart to zoom.

Avg. Posts
per Day

Avg. Posts
per Week

Avg. Posts
per Month

William Sudhana #vosFoyer Total Posts

-

Caption words most used

In Caption

William Sudhana #vosFoyer Captions Words Most Used

-

Hashtags most used

In Caption

William Sudhana #vosFoyer Hashtags Most Used

-

Tags and Mentions

Brands and Instagrammers often Tagged or Mentioned

Locations Tagged

Posting Activity

Posting times on Profile

Audience Engagement

Engagement times (Likes + Comments) by Audience

Total Posts

Weekday Breakdown

Average Likes and Comments per Post

Weekday Breakdown

Average Engagement Rates

Weekday Breakdown

Caption words most

In Caption

Hashtags most used

Highest Engagement (Likes + Comments)

Mon, 19 Apr 2021 - Recent Posts
1

Trend shift social media: Audio content jadi makin powerful. Dimana gamenya bukan lagi siapa lebi cantik dan gemoy, tapi siapa yg bs ngeluarin isi otaknya lewat performance kata-kata. Dari kemarin liatin betapa mudahnya early adopter bs connected sama HLN dalem 1 room. Yg berani beropini jg bs stand out. Mau market research? BISA! Mau pamer ilmu? BISA! Mau networking? BISA! Mau nyari klien? BISA! TAPI semua itu akan jadi sia-sia dan mimpi belaka kalo lu.. GA PUNYA IPON! 🤣🤣🤣 Canda ipon! Bye William (Ga punya ipon) #GaBisaBukanKarenaGaTerbiasa #GaBisaKarenaGaPunyaIpon

2

Mau Clubhouse setrending apapun, pada akhirnya semua akan kembali ke Instagram utk ‘pamer eksistensi’. Bener kan? Tiktok boom! Pamer di IG kalo uda eksis konten di Tiktok.. Clubhouse boom! Tiap abis join room, pasti screenshot lalu share di IG story.. Mungkin kalian ga sadar ketika melakukan, tapi gue ga sengaja notice fenomena ini yg menunjukan semembosankan dan sesusah apapun itu kita grow di IG, kita akan ttp menggunakan platform ini sbg center dari seluruh activity kita. Berhasil dapet 100k followers di Tiktok, pasti SELALU ada text “Follow IGku juga ya!” Lah, kenapa gitu ya?🤣 Apapun platformnya, kita punya tendensi utk narik balik semua audiens kita ke IG.. Love Hate relationship kan? Btw, dont consider this post and me pop up at Clubhouse as betrayal ya! 😂😂 Pada akhirnya tuntutan pekerjaan harus membuat gue join the hype, nanti kudet jadi ga relevan lagi.. Ada opportunity cost yg tidak bisa diabaikan.. #BisaKarenaTerbiasa #clubhouse #clubhouseindonesia

3

Lanjutin dulu di komen apalagi poin2 versi kalian.. Gue pengen tau pls.. Sering banget gue denger celotehan kaya gini, tapi kalo ditanya balik ya alasan2 itu yang keluar.. Kita lupa KALO Yang uda punya centang biru, dulu berawal dari ga punya centang biru Yang uda punya followers 1juta, dulu mulai dari 0 follower Yang 1 IG storynya punya 50k views, dulu berawal dari 0 view.. Oke ga mgkn, minimal 10 lah.. Yang tiap kali post, komennya sampe ribuan berjubel sampe di spam penggining pelansing, dulu juga ga ada yang komen Yang cuma post foto item aja ada yg save, (ngapain foto item polos aja di save) dulunya juga ga ada yg mau save Hanya bedanya yang dulunya 0 itu coba mencoba terus menerus sampe akhirnya bisa nemuin "11 bumbu rahasianya" sendiri.. #BisaKarenaTerbiasa #HealthierDigitalEcosystem Ini jadi #BagianTerbaik gue selama berkarya di "dunia tipu-tipu" ini, bisa menunjukan kalau yang non-kreatif pun juga bisa.. 😋

4

Quit bukan berarti looser. Quit itu tanda kalau kita paham dimana batas kita dan paham apa konsekuensi dari keputusan yg kita ambil. Mau kerja keras sampe kaya di usia muda, tapi keluarga berantakan ga keurus.. Bisa.. Mau kerja santai tapi bisa nikmatin waktu sama keluarga, bahagia yg penting "cukup". Bisa juga.. Pahami apa yang jadi definisi bahagia kita masing2.. Kalo belom ketemu, cobain dulu aja karena pasti nanti akan ketemu juga titik dimana kita sadar, "Okey, ini uda kelewat limit.. Saatnya puter balik.." The feeling never lies.. Sama2 berjuang karena semua itu #BisaKarenaTerbiasa

5

Lebih baik percaya diri daripada percaya sama orang lain. Kalau mau buat perubahan, mulai dulu dari diri sendiri. Karena HANYA kita yang paling tau masalah apa yg paling ngeganjel di hati kita. Ga berarti selalu yang punya FOLLOWERS banyak yang bisa membawa perubahan. Inget kasus Gamestop? Retail bersatu, hedgefun runtuh. Inget semut di tanah? 1 kompi semut ngerubutin lu, lu keok. Please stop overestimating numbers. Stop undervaluing yourself. Kita semua adalah Influencers! #BisaKarenaTerbiasa #HealthierDigitalEcosystem #samasamabelajar

6

Tau dan Mau itu beda tipis, setipis T dan Mnya aja tapi hasilnya jauh beda bahkan fatal. IF YOU WANNA BUILD BUSINESS, read this. Uda 2 minggu ini mencemplungkan diri kembali utk Learn - Unlearn dan Relearn. Dari 8000 yang mau, diseleksi jadi 200 yg terpilih utk onboard program dan baru 2 minggu uda gugur 30% karena di drop out atau ngundurin diri sendiri. Cepet banget tingkat drop ratenya.😶 Ya memang seleksi alam bahwa ga semua org yg MAU itu beneran MAU ketika uda berhadapan dgn realita. Kalo jadi Founders sebuah bisnis itu adalah PAIN in the ass. Cuma sosmed aja yg muji2 kalo jadi Entrepreneur itu nikmat😂 Hari ini juga belajar ulang tentang Customer Development, gue yakin banyak dari kita yg SOTOY aka bikin bisnis itu MULAI dari SOLUSI baru nyari problemnya, kira2 bs dipake buat apa ya di market. Padahal ya sebaliknya, harus cari PAIN dulu baru bikin solusi, even masalah itu harus di validasi juga. Banyak dari kita jg yg SOTOY berasumsi "iya deh customerku pasti punya problem ini" Padahal sebenernya kagaaaaa.. Analogi yg sama juga kita pake ketika membuat konten, KENAPA kok ga ada yg komen? Padahal kontennya menurut gue uda valuable banget loh.. Well iya versi lu.. Tapi bukan utk pembaca lu.. Jangan kebanyakan asumsi Karena asumsi itu membunuhmu😂 #BisaKarenaTerbiasa #HealthierDigitalEcosystem

7

Kondisi meja = kondisi kepala.. Ruwet berantakan tapi menyenangkan.. Semacam dapet challenge baru, keluar lagi dr zona nyaman buat sesuatu yg lebih menantang.. Awal taun gue nyibukin diri dengan belajar Analisa Teknikal, pahamin chart, candle pattern dan semua garis2 dan indicator yang sesungguhnya cukup bikin frustasi. Tapi surprisingly bs dipahami dan skrg cukup nyaman utk analisa both saham dan crypto. Kelar momen itu, lanjut lagi utk rombak business model yang uda berjalan 5 tahun. Kali ini ditemani bosku @edihartonoliem. Hidup tiap hari ga tenang karena non-stop work load yang harus dikejar, tapi proses ini sbnrnya menyenangkan karena byk bgt hal baru yg kita pelajarin sekaligus terbuka dgn network2 yang baru. Dunia GA BUTUH EXPERT, Dunia hanya butuh PROBLEM SOLVER. Bukan soal seberapa hebat kita, Tapi gimana kita mau setia utk bs nyelesain masalah yang ada di depan mata kita saat ini. It's OK kalo kerjaan lu lagi super berat, Inget aja bahwa nothing is wasted, We all are learning something new🌞 #BisaKarenaTerbiasa #HealthierDigitalEcosystem

8

Gapapa diketawain karena memang ga semua orang paham.. Semua berawal dari demand Industry yg akhirnya menstimulasi users utk ngejar angka supaya terlihat WAW.. Kalo industrinya ga pentingin angka tapi fokus ke metric lain, kynya mental ngejar2 jumlah followers juga ga akan tercipta + ga ada jasa2 jualan followers kaya di slide sebelah.. 10k followers 1.4juta aja.. Punya uang 2juta, masi ada kembalian 600k, auto bisa swipe up dan keliatan keren di mata industry.. Sisa 600k nya buat pasang ads aja isinya "Hei kenalin saya Influenser nihh... Mau endors?" Padahal, lah ini siapa? tiba2 followers segambreng🤣 Buat kalian yang masih berjuang dan mulai putus asa karena followers ga kunjung naik.. Gapapa, you are doing good selama konsisten, pasti kualitas akan bertambah, pelan2 akan attract followers baru, dan relasi yang bagus juga dgn mereka.. Jangan kejar followers. Tapi kejar TRIBEmu.. #BisaKarenaTerbiasa #HealthierDigitalEcosystem #samasamabelajar

9

Nyata apa adanya tanpa dipoles-poles.. Anyone yang kaya gini juga? Gapapa kok ngaku dosaa🤣🤣🤣 Pantes $APPL beranjak ijo lompat 🤣 #clubhouse #FOMOclubhouse

10

"Bang, kalo punya 500k enaknya investasi apa ya?" Kalo gue jadi lu, ini yg akan gue lakukan.. Gue tumbuh di lingkungan yg ga melek finansial, even ortu gue jg bukan yg finansial literasinya wow,, Kita nabung ala konvensional dan jg ga diajarin ilmunya. Beruntung sejak kuliah, gue bljr utk manage keuangan sendiri dgn hidup sederhana krn saat itu gue adalah fatherless generation. Hidup hemat adalah jalan ninjaku saat blom punya penghasilan. Tapi makin lama ngerasa kok gini2 aja ya, mana bs si kekejar harus beli rumah, nikah, liburan dll dll.. Pas gue sadarin, kok banyak temen2 gue yg uda pada investasi sedangkan gue kok ga tau apa2.. Ternyata lingkungan itu berpengaruh banget dan pas gue sadar gue uda telat banget. Akhirnya gue memberanikan diri utk mulai nanya dan belajar dr sekeliling. Awal-awal banyak banget salah ini itu, bukannya investasi tapi malah hilang duit, rugi krn ga paham tapi sok coba-coba. Krn ada sosmed juga, gue coba MEMBERANIKAN diri sharing hal yg baru gue ketahui sekalipun gue bukan expert di ilmu financial ini. Pas gue share itu justru gue malah belajar karena byk tmn yg respon dan sharing apa yg gue salah dan gue bljr dr kekeliruan gue. Ga cm dpt ilmu tapi jg dpt network baru. Jadi, kalo gue punya 500k di awal, gue akan investasiin itu ke 3 temen gue yg lebih paham (traktir mereka kopi / lunch) lalu bljr dr mereka yg lu ga tau.. Karena yg paling penting itu adalah ilmu dan network shg ketika lu bingung ada org yg bs bantu dan support lu. Lalu sisa 200k lagi gue gunakan utk mempraktekan ilmu yg baru gue dapetin, karena banyak yg cuma demen belajar TAPI ga pernah praktek.. Gapapa kalo pas dicoba ternyata rugi, karena kita ttp butuh proses utk bisa paham ilmu yg baru itu dengan mencoba.. Puji Tuhan, sekarang gue JAUH lebih paham dan bs sharing lebih valid lagi ke kalian dr semua "kerugian materi dan waktu" yg gue alami bareng @ocbc_nisp di @ruangmenyala Gantian deh, apa yg jadi ketakutan terbesar kalian utk merapihkan kondisi keuangan kalian sendiri? This is safe zone, kalo kalian cerita gue akan bs lebih support kalian dengan konten yang sesuai dengan kebutuhan kalian. #TAYTB Illustration by @lioneljuan_

Most Recent Posts

Mon, 19 Apr 2021 - Recent Posts
1

Touchpad vs Mouse vs Digital Pen; Mana yg paling nyaman buat dipake kerja? Rata-rata orang pasti punya mouse buat geser2 kursor tapi somehow gue nyaman2 aja dgn touchpad. Bahkan edit foto dan video pun cuma bermodal touchpad aja cukup walaupun ga sepresisi pas pake digital pen sih. Kali ini gue berkesempatan untuk bisa kolaborasi bareng @wacomindonesia untuk nyobain Wacom Intuos dalam keseharian gue. Yang paling berasa seru itu ketika bisa charting pake digital pen, ya punya sensasi seru tersendiri aja karena berasa gambar secara manual. Buat yang pake extension monitor kaya gue, ini lebih enak lagi karena otomatis pad Wacom ini lgsg kebagi 2 sehingga transisi antara 2 layar itu semudah 1 stroke tangan, ga kaya touch pad yang berkali2 geser sampe pointersnya nyebrang ke layar extension. Walaupun uda kenal Wacom dari 12 tahun lalu, tapi excitementnya tetep ada. Beberapa experiment gue selama pake Wacom ini: - bikin e-signature jadi lebih mudah dan bagus - brushing di photoshop bisa lebih presisi - tools yang enak banget saat webinar di whiteboardnya zoom - ga perlu pake mouse dgn fungsi yg lebih advance. Ada yg pake Wacom juga? Bolelah sharing cerita versi kalian.. @wacomindonesia #WacomMadeforMakers #WacomID #WacomIntuos

2

Quit bukan berarti looser. Quit itu tanda kalau kita paham dimana batas kita dan paham apa konsekuensi dari keputusan yg kita ambil. Mau kerja keras sampe kaya di usia muda, tapi keluarga berantakan ga keurus.. Bisa.. Mau kerja santai tapi bisa nikmatin waktu sama keluarga, bahagia yg penting "cukup". Bisa juga.. Pahami apa yang jadi definisi bahagia kita masing2.. Kalo belom ketemu, cobain dulu aja karena pasti nanti akan ketemu juga titik dimana kita sadar, "Okey, ini uda kelewat limit.. Saatnya puter balik.." The feeling never lies.. Sama2 berjuang karena semua itu #BisaKarenaTerbiasa

3

"Bang, kalo punya 500k enaknya investasi apa ya?" Kalo gue jadi lu, ini yg akan gue lakukan.. Gue tumbuh di lingkungan yg ga melek finansial, even ortu gue jg bukan yg finansial literasinya wow,, Kita nabung ala konvensional dan jg ga diajarin ilmunya. Beruntung sejak kuliah, gue bljr utk manage keuangan sendiri dgn hidup sederhana krn saat itu gue adalah fatherless generation. Hidup hemat adalah jalan ninjaku saat blom punya penghasilan. Tapi makin lama ngerasa kok gini2 aja ya, mana bs si kekejar harus beli rumah, nikah, liburan dll dll.. Pas gue sadarin, kok banyak temen2 gue yg uda pada investasi sedangkan gue kok ga tau apa2.. Ternyata lingkungan itu berpengaruh banget dan pas gue sadar gue uda telat banget. Akhirnya gue memberanikan diri utk mulai nanya dan belajar dr sekeliling. Awal-awal banyak banget salah ini itu, bukannya investasi tapi malah hilang duit, rugi krn ga paham tapi sok coba-coba. Krn ada sosmed juga, gue coba MEMBERANIKAN diri sharing hal yg baru gue ketahui sekalipun gue bukan expert di ilmu financial ini. Pas gue share itu justru gue malah belajar karena byk tmn yg respon dan sharing apa yg gue salah dan gue bljr dr kekeliruan gue. Ga cm dpt ilmu tapi jg dpt network baru. Jadi, kalo gue punya 500k di awal, gue akan investasiin itu ke 3 temen gue yg lebih paham (traktir mereka kopi / lunch) lalu bljr dr mereka yg lu ga tau.. Karena yg paling penting itu adalah ilmu dan network shg ketika lu bingung ada org yg bs bantu dan support lu. Lalu sisa 200k lagi gue gunakan utk mempraktekan ilmu yg baru gue dapetin, karena banyak yg cuma demen belajar TAPI ga pernah praktek.. Gapapa kalo pas dicoba ternyata rugi, karena kita ttp butuh proses utk bisa paham ilmu yg baru itu dengan mencoba.. Puji Tuhan, sekarang gue JAUH lebih paham dan bs sharing lebih valid lagi ke kalian dr semua "kerugian materi dan waktu" yg gue alami bareng @ocbc_nisp di @ruangmenyala Gantian deh, apa yg jadi ketakutan terbesar kalian utk merapihkan kondisi keuangan kalian sendiri? This is safe zone, kalo kalian cerita gue akan bs lebih support kalian dengan konten yang sesuai dengan kebutuhan kalian. #TAYTB Illustration by @lioneljuan_

4

Gapapa diketawain karena memang ga semua orang paham.. Semua berawal dari demand Industry yg akhirnya menstimulasi users utk ngejar angka supaya terlihat WAW.. Kalo industrinya ga pentingin angka tapi fokus ke metric lain, kynya mental ngejar2 jumlah followers juga ga akan tercipta + ga ada jasa2 jualan followers kaya di slide sebelah.. 10k followers 1.4juta aja.. Punya uang 2juta, masi ada kembalian 600k, auto bisa swipe up dan keliatan keren di mata industry.. Sisa 600k nya buat pasang ads aja isinya "Hei kenalin saya Influenser nihh... Mau endors?" Padahal, lah ini siapa? tiba2 followers segambreng🤣 Buat kalian yang masih berjuang dan mulai putus asa karena followers ga kunjung naik.. Gapapa, you are doing good selama konsisten, pasti kualitas akan bertambah, pelan2 akan attract followers baru, dan relasi yang bagus juga dgn mereka.. Jangan kejar followers. Tapi kejar TRIBEmu.. #BisaKarenaTerbiasa #HealthierDigitalEcosystem #samasamabelajar

5

"Kenapa sih harus investasi? Kalo nanti uangnya hilang gimana? Gue si mendingan pegang uang cash aja deh.. Ada yg pasti mikir gitu, tapi berasa ga kalo nilai uang kita tu makin lama makin kecil? Sedangkan kalo mengandalkan gaji bulanan memang bisa kaya? Ditambah ga sengaja liat IG story temen yang "pamer" investasinya profit 50% dalam sehari. AUTO FOMO! Gue sendiri juga bukan orang yang uda melek finansial dari muda, justru baru dari beberapa tahun terakhir aja dan makin kesini baru makin diketatin realisasinya. Buat gue, investasi itu sangat subjektif sama aja kaya pilih level pedes cabe di ayam geprek. Tapi yang paling penting dari semuanya adalah money management yang rapih supaya malah ga jadi miskin. Contohnya: Jangan mulai investasi sebelum Dana Darurat dan kebutuhan Asuransi terpenuhi. Itu hal mendasar tapi justru yang paling krusial. Mindset bahwa Investasi bukan metode menghasilkan uang, tapi memultiplikasikan aset. Ini juga yang banyak salah kaprah. Kali ini gue berkesempatan untuk bisa berbagi pengalaman kegagalan finansial gue bareng 7 orang lainnya dan juga @mastercorbuzier sebagai Direktur Kebugaran Financial OCBC NISP untuk bisa bareng-bareng belajar di kelas Ruang Menyala @ruangmenyala by @ocbc_nisp. Masa sih uda tahun 2021 tapi masih ga melek juga gimana bisa #financiallyfit Miskin karena kebodohan itu tanggung jawab masing-masing, tapi kita punya kok kesempatan untuk hidup lebih baik untuk masa depan yang lebih cerah selama kita mau belajar ya. Yuk cek di sini, http://bit.ly/FinanciallyFitWilliam (link di bio ya!) #TAYTB

6

Kondisi meja = kondisi kepala.. Ruwet berantakan tapi menyenangkan.. Semacam dapet challenge baru, keluar lagi dr zona nyaman buat sesuatu yg lebih menantang.. Awal taun gue nyibukin diri dengan belajar Analisa Teknikal, pahamin chart, candle pattern dan semua garis2 dan indicator yang sesungguhnya cukup bikin frustasi. Tapi surprisingly bs dipahami dan skrg cukup nyaman utk analisa both saham dan crypto. Kelar momen itu, lanjut lagi utk rombak business model yang uda berjalan 5 tahun. Kali ini ditemani bosku @edihartonoliem. Hidup tiap hari ga tenang karena non-stop work load yang harus dikejar, tapi proses ini sbnrnya menyenangkan karena byk bgt hal baru yg kita pelajarin sekaligus terbuka dgn network2 yang baru. Dunia GA BUTUH EXPERT, Dunia hanya butuh PROBLEM SOLVER. Bukan soal seberapa hebat kita, Tapi gimana kita mau setia utk bs nyelesain masalah yang ada di depan mata kita saat ini. It's OK kalo kerjaan lu lagi super berat, Inget aja bahwa nothing is wasted, We all are learning something new🌞 #BisaKarenaTerbiasa #HealthierDigitalEcosystem

7

Lebih baik percaya diri daripada percaya sama orang lain. Kalau mau buat perubahan, mulai dulu dari diri sendiri. Karena HANYA kita yang paling tau masalah apa yg paling ngeganjel di hati kita. Ga berarti selalu yang punya FOLLOWERS banyak yang bisa membawa perubahan. Inget kasus Gamestop? Retail bersatu, hedgefun runtuh. Inget semut di tanah? 1 kompi semut ngerubutin lu, lu keok. Please stop overestimating numbers. Stop undervaluing yourself. Kita semua adalah Influencers! #BisaKarenaTerbiasa #HealthierDigitalEcosystem #samasamabelajar

8

Tau dan Mau itu beda tipis, setipis T dan Mnya aja tapi hasilnya jauh beda bahkan fatal. IF YOU WANNA BUILD BUSINESS, read this. Uda 2 minggu ini mencemplungkan diri kembali utk Learn - Unlearn dan Relearn. Dari 8000 yang mau, diseleksi jadi 200 yg terpilih utk onboard program dan baru 2 minggu uda gugur 30% karena di drop out atau ngundurin diri sendiri. Cepet banget tingkat drop ratenya.😶 Ya memang seleksi alam bahwa ga semua org yg MAU itu beneran MAU ketika uda berhadapan dgn realita. Kalo jadi Founders sebuah bisnis itu adalah PAIN in the ass. Cuma sosmed aja yg muji2 kalo jadi Entrepreneur itu nikmat😂 Hari ini juga belajar ulang tentang Customer Development, gue yakin banyak dari kita yg SOTOY aka bikin bisnis itu MULAI dari SOLUSI baru nyari problemnya, kira2 bs dipake buat apa ya di market. Padahal ya sebaliknya, harus cari PAIN dulu baru bikin solusi, even masalah itu harus di validasi juga. Banyak dari kita jg yg SOTOY berasumsi "iya deh customerku pasti punya problem ini" Padahal sebenernya kagaaaaa.. Analogi yg sama juga kita pake ketika membuat konten, KENAPA kok ga ada yg komen? Padahal kontennya menurut gue uda valuable banget loh.. Well iya versi lu.. Tapi bukan utk pembaca lu.. Jangan kebanyakan asumsi Karena asumsi itu membunuhmu😂 #BisaKarenaTerbiasa #HealthierDigitalEcosystem

9

Lanjutin dulu di komen apalagi poin2 versi kalian.. Gue pengen tau pls.. Sering banget gue denger celotehan kaya gini, tapi kalo ditanya balik ya alasan2 itu yang keluar.. Kita lupa KALO Yang uda punya centang biru, dulu berawal dari ga punya centang biru Yang uda punya followers 1juta, dulu mulai dari 0 follower Yang 1 IG storynya punya 50k views, dulu berawal dari 0 view.. Oke ga mgkn, minimal 10 lah.. Yang tiap kali post, komennya sampe ribuan berjubel sampe di spam penggining pelansing, dulu juga ga ada yang komen Yang cuma post foto item aja ada yg save, (ngapain foto item polos aja di save) dulunya juga ga ada yg mau save Hanya bedanya yang dulunya 0 itu coba mencoba terus menerus sampe akhirnya bisa nemuin "11 bumbu rahasianya" sendiri.. #BisaKarenaTerbiasa #HealthierDigitalEcosystem Ini jadi #BagianTerbaik gue selama berkarya di "dunia tipu-tipu" ini, bisa menunjukan kalau yang non-kreatif pun juga bisa.. 😋

10

Mau Clubhouse setrending apapun, pada akhirnya semua akan kembali ke Instagram utk ‘pamer eksistensi’. Bener kan? Tiktok boom! Pamer di IG kalo uda eksis konten di Tiktok.. Clubhouse boom! Tiap abis join room, pasti screenshot lalu share di IG story.. Mungkin kalian ga sadar ketika melakukan, tapi gue ga sengaja notice fenomena ini yg menunjukan semembosankan dan sesusah apapun itu kita grow di IG, kita akan ttp menggunakan platform ini sbg center dari seluruh activity kita. Berhasil dapet 100k followers di Tiktok, pasti SELALU ada text “Follow IGku juga ya!” Lah, kenapa gitu ya?🤣 Apapun platformnya, kita punya tendensi utk narik balik semua audiens kita ke IG.. Love Hate relationship kan? Btw, dont consider this post and me pop up at Clubhouse as betrayal ya! 😂😂 Pada akhirnya tuntutan pekerjaan harus membuat gue join the hype, nanti kudet jadi ga relevan lagi.. Ada opportunity cost yg tidak bisa diabaikan.. #BisaKarenaTerbiasa #clubhouse #clubhouseindonesia

11

Nyata apa adanya tanpa dipoles-poles.. Anyone yang kaya gini juga? Gapapa kok ngaku dosaa🤣🤣🤣 Pantes $APPL beranjak ijo lompat 🤣 #clubhouse #FOMOclubhouse

12

Trend shift social media: Audio content jadi makin powerful. Dimana gamenya bukan lagi siapa lebi cantik dan gemoy, tapi siapa yg bs ngeluarin isi otaknya lewat performance kata-kata. Dari kemarin liatin betapa mudahnya early adopter bs connected sama HLN dalem 1 room. Yg berani beropini jg bs stand out. Mau market research? BISA! Mau pamer ilmu? BISA! Mau networking? BISA! Mau nyari klien? BISA! TAPI semua itu akan jadi sia-sia dan mimpi belaka kalo lu.. GA PUNYA IPON! 🤣🤣🤣 Canda ipon! Bye William (Ga punya ipon) #GaBisaBukanKarenaGaTerbiasa #GaBisaKarenaGaPunyaIpon

Most Viewed

Mon, 19 Apr 2021 - Recent Posts

Most Hearts

Mon, 19 Apr 2021 - Recent Posts

Most Commented

Mon, 19 Apr 2021 - Recent Posts

Upgrade for Premium Analytics on

  • Profile Analytics
    Hashtag Analytics
  • Profile Analytics - Premium
  • Engagement Rate Analysis
  • Tagged Brands & Influencers HOT
  • Historical Performance
  • Posting Activity - Schedule & Mapping
  • Audience Engagement Heatmap
  • Geolocation Map
  • Top Captions & Hashtags
  • Email Alert
  • Hashtag Analytics - Premium
  • Engagement Rate Analysis
  • Influencer Identification HOT
  • Audience Activity
  • Top Hashtags Participants
  • Most Liked & Commented
  • Geolocation Map
  • Custom Date Range
  • Email Alert

Upgrade for Premium Analytics on

  • Profile Analytics
    Hashtag Analytics
  • Profile Analytics - Premium
  • Engagement Rate Analysis
  • Tagged Brands & Influencers HOT
  • Historical Performance
  • Posting Activity - Schedule & Mapping
  • Audience Engagement Heatmap
  • Geolocation Map
  • Top Captions & Hashtags
  • Email Alert
  • Hashtag Analytics - Premium
  • Engagement Rate Analysis
  • Influencer Identification HOT
  • Audience Activity
  • Top Hashtags Participants
  • Most Liked & Commented
  • Geolocation Map
  • Custom Date Range
  • Email Alert