analisa.io

This Profile is
Age-restricted
by Instagram and cannot be analyzed

Please kindly try another search

analisa.io
analisa.io

This Profile has zero posts, and nothing to analyze

Please kindly try another search

analisa.io
analisa.io

Oops...
This profile
Does not exist.

Please reach our support for assistance.

Please kindly try another search

analisa.io
analisa.io

Uhmm,
we can't access
a private profile

Please kindly try another search

analisa.io
analisa.io
analisa.io

Sorry,
your internet connection
seems unstable.

Whoa, the dates you
selected exceed the
posts analyzed.

Whoa, the dates you selected exceed the posts analyzed.

analisa.io
analisa.io
analisa.io

Profile has less
than 500
followers.

For good accuracy, Analisa.io only provides Follower Analytics for Profiles with more than 500 Followers.
Please kindly try another search :

analisa.io

Your search is being analyzed in real-time, and will be completed in up to six hours depending on the total posts analyzed. Learn more

  • You will be notified by email once the report is completely loaded.
  • You may close the browser tab while waiting.
  • Kindly contact customer service if you have any questions.
analisa.io

Oops...
It's us not you.

Please reach our support for assistance.
analisa.io
Logo analisa
profile-picture
-

Engagement Rate

Like Rate

Comment Rate

Followers

Following

Engagement Rate

Like Rate

Comment Rate

Get Follower Demographics
& Authenticity

for Instagram Followers
  • Age
  • Gender
  • Location
  • Authenticity

Average Engagement (Likes + Comments)

Pinch & highlight chart to zoom.

Avg. Engagement
per Post

Avg. Likes
per Post

Avg. Comments
per Post

Kementerian Kesehatan RI Average Engagement

-

Total Posts

Pinch & highlight chart to zoom.

Avg. Posts
per Day

Avg. Posts
per Week

Avg. Posts
per Month

Kementerian Kesehatan RI Total Posts

-

Caption words most used

In Caption

Kementerian Kesehatan RI Captions Words Most Used

-

Hashtags most used

In Caption

Kementerian Kesehatan RI Hashtags Most Used

-

Tags and Mentions

Brands and Instagrammers often Tagged or Mentioned

Locations Tagged

Posting Activity

Posting times on Profile

Audience Engagement

Engagement times (Likes + Comments) by Audience

Total Posts

Weekday Breakdown

Average Likes and Comments per Post

Weekday Breakdown

Average Engagement Rates

Weekday Breakdown

Caption words most

In Caption

Hashtags most used

Highest Engagement (Likes + Comments)

Mon, 19 Apr 2021 - Recent Posts
1

Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Agama menggelar vaksinasi massal COVID-19 tahap pertama bagi 1000 tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal Jakarta pada Selasa (23/2) Total sasaran diperkirakan mencapai 5000 orang yang ditargetkan rampung dalam waktu 5-6 hari. Adapun tenaga kesehatan dan vaksinator yang terlibat dalam vaksinasi COVID-19 ini, merupakan kolaborasi dari TNI, Polri, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kantor Kesehatan Pelabuhan, RS Vertikal Kemenkes, Rumah Sakit berbasis keagamaan, dan Poltekkes. Secara teknis pelaksanaan vaksinasi dilakukan melalui 5 tahapan, tahapan pertama penerima vaksinasi menuju ke Meja 0 untuk verifikasi data, tahapan kedua dilanjutkan ke Meja 1 untuk pendaftaran, tahapan ketiga ke Meja 2 untuk skrining kesehatan, tahapan keempat ke Meja 3 vaksinasi, dan tahapan terakhir observasi. Tokoh agama menjadi salah satu prioritas program vaksinasi COVID-19. Peran para tokoh agama, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu memiliki tugas yang langsung berhubungan dengan masyarakat dalam melakukan pembinaan keagamaan. Selain itu, vaksinasi COVID-19 ini sebagai upaya merajut keberagaman dan kebersamaan bangsa Indonesia untuk melawan pandemi COVID-19. Kedepan, pola vaksinasi yang sudah berjalan ini diharapkan bisa menjadi contoh yang baik untuk diimplementasikan di 34 provinsi di Tanah Air. Pelaksanaan vaksinasi di Masjid Istiqlal mendapat respons baik dari berbagai kalangan pemuka agama. Mereka mendukung penuh program vaksinasi COVID-19, sebab ini merupakan wujud nyara dari komitmen pemerintah untuk melindungi seluruh masyarakat Indonesia. Secara keseluruhan vaksinasi yang berlangsung hari ini berjalan dengan aman. Para peserta mengaku baik-baik saja, tidak merasakan gejala maupun reaksi tertentu pasca penyuntikan. Hal ini membuktikan bahwa vaksin COVID-19 aman bagi kesehatan tubuh.

2

Sebanyak 820 altet, pelatih dan tenaga pendukung di wilayah DKI Jakarta ditargetkan menerima vaksin COVID-19 dosis pertama di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat (26/2). Vaksinasi tidak hanya diberikan untuk atlet, namun turut disuntikkan bagi para pelatih dan tenaga pendukung dari berbagai cabang olahraga yang akan berkompetisi dalam waktu dekat. Hal ini untuk memastikan mereka semua aman dan sehat. Pemberian vaksin diprioritaskan bagi para atlet yang dalam waktu dekat akan mengikuti ajang pertandingan baik nasional maupun internasional, sehingga mereka masih tetap bisa berprestasi dan mengharumkan nama bangsa. Pemberian vaksinasi akan terus diperluas, tahap selanjutnya vaksinasi akan segera dilakukan di daerah-daerah sesuai domisili atlet, pelaksanannya akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi maupun Kabupaten/Kota terkait. Penyelenggara memastikan dilaksanakan sesuai prosedur dan protokol yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Setiap orang yang hadir di lokasi vaksinasi, harus menyertakan surat keterangan hasil pemeriksaan RDT Antigen, menggunakan masker, serta mencuci tangan pakai sabun di area yang sudah ditetapkan. Upaya ini merupakan bagian dari mencegah terjadinya klaster penularan baru. Melihat manfaatnya yang besar, sejumlah atlet mengaku bersemangat mengikuti vaksinasi COVID-19 tahap pertama ini. Mereka berharap masyarakat termasuk para atlet tidak ragu divaksin, sebab vaksinasi melindungi diri sendiri, keluarga dan orang sekitar dari potensi penularan COVID-19. #VaksinasiAtlet

3

Vaksinasi tahap kedua bagi kelompok usia diatas 60 tahun akan segera dimulai, terlebih dahulu difokuskan di 34 ibu kota provinsi Untuk memenuhi kebutuhan vaksin, mulai hari ini pemerintah telah mendistribusikan 7 juta dosis vaksin, selanjutnya menyusul 11 juta dosis pada Maret mendatang. Terkait metode pelayanan fasilitas pelayanan vaksinasi bagi masyarakat lansia, pemerintah telah menyiapkan 2 cara yakni berbasis faskes milik pemerintah maupun swasta maupun vaksinasi massal di tempat. Untuk vaksinasi di faskes, Peserta dapat mendaftar melalui link pada website Kementerian Kesehatan yaitu www.kemkes.go.id dan website Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) di covid19.go.id. Bagi lansia yang sulit mendaftar, dapat meminta bantuan anggota keluarga maupun RT/RW setempat untuk mendaftar pada link tersebut. Pastikan data yang diisi sudah sesuai. Setelah mendaftar, peserta akan diberikan informasi mengenai jadwal pelaksanaan vaksinasi oleh Dinkes Provinsi maupun Kabupaten/Kota, Puskesmas dan RS setempat. Cara kedua yakni vaksinasi massal di tempat. Pada pelaksanaannya, vaksinasi ini boleh diselenggarakan oleh organisasi maupun instansi yang bekerjasama dengan Kemenkes dan Dinkes Provinsi maupun Kabupaten/Kota setempat. Pada pelaksanaannya, vaksinasi dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun. Pemerintah juga memastikan bahwa tenaga kesehatan & vaksinator yang terlibat dalam vaksinasi telah terlatih dan berkompeten. Untuk mengantisipasi terjadinya KIPI, di setiap pos pelayanan vaksinasi telah menetapkan contact person yang bisa dihubungi jika ada keluhan dari penerima vaksinasi. Pelaporan dilakukan dari fasyankes ke Puskesmas, lalu dari Puskesmas maupun RS akan melaporkan ke Dinkes Kab/Kota. Secara teknis pelaksanaan vaksinasi bagi lansia tak banyak berbeda. Hanya saja dalam proses skrining dilakukan lebih detail dengan beberapa pertanyaan tambahan. Pendaftaran bisa melalui link berikut: https://www.kemkes.go.id/article/view/21022000001/Informasi-Pendaftaran-Vaksinasi-pada-Lansia.html

4

Sekitar 5.512 jurnalis ditargetkan menerima vaksin COVID-19 dosis pertama, dimana proses vaksinasi dimulai hari ini (25/2) sampai tiga hari ke depan di Hall A Basket, Istora Senayan Jakarta. Setiap harinya, vaksinasi digelar dalam 3 shift dengan melibatkan 25 tim dari Yankes (RSKO), Dinkes DKI Jakarta, TNI, Polri, BUMN, KKP Bandung & KKP Banten. Penyelenggara memastikan seluruh proses vaksinasi akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker, menjaga jarak dan menyediakan fasilitas cuci tangan maupun hand sanitizer di lokasi vaksinasi, guna mencegah terjadinya penularan COVID-19. Menjadi salah satu kelompok prioritas penerima vaksin COVID-19, sejumlah awak media mengaku antusias. Sebab, mereka memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi, sehingga rentan tertular COVID-19. Untuk itu, vaksin sangat penting guna memberikan memproteksi mereka dari potensi penularan COVID-19. Presiden Joko Widodo bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menkominfo Jhony G. Plate dan Ketua Dewan Pers Indonesia Muhammad Nuh meninjau secara langsung kegiatan vaksinasi sembari berbincang dengan petugas maupun peserta vaksinasi. Dalam keterangannya, Presiden berharap kegiatan serupa bisa segera dilaksanakan di daerah lain seraya memastikan semua awak media di tanah air menerima vaksin COVID-19.

5

Pemerintah secara resmi mengelurkan kebijakan vaksinasi Gotong Royong. Ketentuan ini tertuang pada PMK No 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19. Seperti apa detailnya? Yuk simak infografis berikut ini.

6

Kegiatan kontrak tracing di tingkat desa di seluruh Indonesia telah dimulai sejak Kamis (25/2). Kegiatan ini untuk mempercepat proses pelacakan kasus agar bisa segera diisolasi sehingga tidak menjadi sumber penularan di tengah masyarakat. WHO menargetkan setiap 1 pasien kasus konfirmasi positif harus dilakukan kegiatan tracing terhadap 30 orang yang pernah kontak dengan pasien positif tersebut. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kemenkes dibantu oleh TNI dan Polri. Pada pelaksanaannya, selain mencari kasus yang mungkin ditimbulkan akibat terinfeksi karena kontak erat, contact tracer juga harus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat secara komunal sehingga pasien – pasien yang isolasi mandiri tidak merasa dikucilkan. Sebab, adanya stigma ini telah menghambat pelaksanaan isolasi mandiri. Pemerintah berharap dengan adanya kegiatan contact tracing ini perlahan bisa meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai COVID-19 beserta langkah penangananya, sehingga stigma masyarakat hilang & kasus akan ditemukan dan ditangani lebih cepat.

7

Sebanyak 2 juta jiwa penduduk Indonesia telah disuntik vaksin COVID-19. Sejak dimulai pertama kali hingga saat ini, vaksinasi berjalan dengan aman. Komnas KIPI dan Kemenkes mengonfirmasi bahwa sampai saat ini belum ditemukan adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang sifatnya serius. Vaksin COVID-19 Sinovac telah teruji keamanan, mutu, khasiat dan kehalalannya. Vaksin ini dikembangkan menggunakan metode inactivated vaccine, yang telah terbukti aman, tidak menyebabkan infeksi serius serta hampir tidak mungkin menyebabkan seseorang terinfeksi. Lantas mengapa orang yang sudah divaksin masih bisa positif? Saat seseorang dinyatakan positif setelah vaksinasi, itu artinya saat divaksinasi seseorang tersebut sudah terpapar/terinfeksi COVID-19 dan sedang dalam masa inkubasi. Selain itu, vaksin COVID-19 membutuhkan dua kali dosis penyuntikan. Suntikan pertama ditujukan memicu respons kekebalan awal. Sedangkan suntikan kedua untuk menguatkan respons imun yang terbentuk. Untuk menciptakan kekebalan yang efektif bagi tubuh, setidaknya butuh waktu 28 hari pasca penyuntikan kedua. Jadi meskipun kamu udah divaksin, jangan lengah ya #Healthies, tetap terapkan protokol kesehatan 3M. Karena kemungkinan untuk terpapar virus akan tetap ada, namun potensi penderita mengalami gejala yang parah akan semakin kecil

8

#Healthies, vaksinasi bagi kelompok masyarakat berusia diatas 60 tahun akan segera dimulai. Lantas bagaimana alur pelaksanaannya? Berikut adalah 4 langkah mudah bagi lansia mendaftarkan diri sebagai peserta vaksinasi COVID-19. #VaksinUntukLansia

9

Pedagang menjadi salah satu kelompok prioritas penerima vaksin tahap kedua. Sebab, mereka memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi, sehingga rentan terinfeksi COVID-19. Pada Rabu (17/2) vaksinasi bagi pedagang pasar dimulai, ditandai dengan vaksinasi bagi pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta. Lantas apa kata mereka setelah disuntik vaksin COVID-19? Yuk, simak harapan dari Ibu Titi Karyati dan Ibu Nur. Setelah divaksin tetap jalankan protokol kesehatan untuk memberikan perlindungan yang optimal. #VaksinasiPelayanPublik

10

Hi #healthies Atlet nasional, pelatih dan tenaga pendukung yang dalam waktu dekat akan berjuang di berbagai kompetisi olahraga, telah menerima vaksin COVID-19 tahap pertama pada Jumat (26/2) Apa kata mereka setelah divaksin?

Most Recent Posts

Mon, 19 Apr 2021 - Recent Posts
1

Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggandeng Grab dan Good Doctor Indonesia menggelar vaksinasi massal COVID-19 bagi 5000 pelaku pariwisata, mitra transportasi online maupun angkutan umum selama satu minggu kedepan. Kolaborasi ini merupakan bentuk public private partnership yang mana sektor swasta turut membantu pemerintah melaksanakan program vaksinasi nasional COVID-19. Melalui kemitraan ini diharapkan semakin memperluas cakupan vaksinasi, sehingga kekebalan kelompok (herd immunity) bisa segera tercapai. Pada pelaksanaanya, kegiatan vaksinasi ini menggabungkan 2 metode yakni walk in dan drive thru. Metode ini sekaligus menjadi pilot project, yang jika sukses maka akan diimplemetasikan di daerah/lokasi lain. Hadirnya metode ini, membawa harapan vaksinasi bisa dilakukan dengan mudah, aman dan cepat. Sebab, untuk mendapatkan layaban vaksinasi, peserta tidak perlu turun dari kendaraan, sehingga mengurangi interaksi antar sasaran. Untuk menghindari penumpukan kendaraan, seluruh undangan yang dikirimkan ke sasaran telah disertai tanggal dan waktu penyuntikan, mereka harus datang sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Pemerintah mengungkapkan kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi yang apik lintas program/instansi. Sebab, Kemenkes tentu tidak bisa berjuang sendiri, dibutuhkan dukungan dan komitmen yang kuat dari seluruh elemen bangsa agar pandemi ini bisa segera berakhir.

2

Hi #healthies Atlet nasional, pelatih dan tenaga pendukung yang dalam waktu dekat akan berjuang di berbagai kompetisi olahraga, telah menerima vaksin COVID-19 tahap pertama pada Jumat (26/2) Apa kata mereka setelah divaksin?

3

Kegiatan kontrak tracing di tingkat desa di seluruh Indonesia telah dimulai sejak Kamis (25/2). Kegiatan ini untuk mempercepat proses pelacakan kasus agar bisa segera diisolasi sehingga tidak menjadi sumber penularan di tengah masyarakat. WHO menargetkan setiap 1 pasien kasus konfirmasi positif harus dilakukan kegiatan tracing terhadap 30 orang yang pernah kontak dengan pasien positif tersebut. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kemenkes dibantu oleh TNI dan Polri. Pada pelaksanaannya, selain mencari kasus yang mungkin ditimbulkan akibat terinfeksi karena kontak erat, contact tracer juga harus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat secara komunal sehingga pasien – pasien yang isolasi mandiri tidak merasa dikucilkan. Sebab, adanya stigma ini telah menghambat pelaksanaan isolasi mandiri. Pemerintah berharap dengan adanya kegiatan contact tracing ini perlahan bisa meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai COVID-19 beserta langkah penangananya, sehingga stigma masyarakat hilang & kasus akan ditemukan dan ditangani lebih cepat.

4

Pemerintah secara resmi mengelurkan kebijakan vaksinasi Gotong Royong. Ketentuan ini tertuang pada PMK No 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19. Seperti apa detailnya? Yuk simak infografis berikut ini.

5

Sebanyak 820 altet, pelatih dan tenaga pendukung di wilayah DKI Jakarta ditargetkan menerima vaksin COVID-19 dosis pertama di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat (26/2). Vaksinasi tidak hanya diberikan untuk atlet, namun turut disuntikkan bagi para pelatih dan tenaga pendukung dari berbagai cabang olahraga yang akan berkompetisi dalam waktu dekat. Hal ini untuk memastikan mereka semua aman dan sehat. Pemberian vaksin diprioritaskan bagi para atlet yang dalam waktu dekat akan mengikuti ajang pertandingan baik nasional maupun internasional, sehingga mereka masih tetap bisa berprestasi dan mengharumkan nama bangsa. Pemberian vaksinasi akan terus diperluas, tahap selanjutnya vaksinasi akan segera dilakukan di daerah-daerah sesuai domisili atlet, pelaksanannya akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi maupun Kabupaten/Kota terkait. Penyelenggara memastikan dilaksanakan sesuai prosedur dan protokol yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Setiap orang yang hadir di lokasi vaksinasi, harus menyertakan surat keterangan hasil pemeriksaan RDT Antigen, menggunakan masker, serta mencuci tangan pakai sabun di area yang sudah ditetapkan. Upaya ini merupakan bagian dari mencegah terjadinya klaster penularan baru. Melihat manfaatnya yang besar, sejumlah atlet mengaku bersemangat mengikuti vaksinasi COVID-19 tahap pertama ini. Mereka berharap masyarakat termasuk para atlet tidak ragu divaksin, sebab vaksinasi melindungi diri sendiri, keluarga dan orang sekitar dari potensi penularan COVID-19. #VaksinasiAtlet

6

Sekitar 5.512 jurnalis ditargetkan menerima vaksin COVID-19 dosis pertama, dimana proses vaksinasi dimulai hari ini (25/2) sampai tiga hari ke depan di Hall A Basket, Istora Senayan Jakarta. Setiap harinya, vaksinasi digelar dalam 3 shift dengan melibatkan 25 tim dari Yankes (RSKO), Dinkes DKI Jakarta, TNI, Polri, BUMN, KKP Bandung & KKP Banten. Penyelenggara memastikan seluruh proses vaksinasi akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker, menjaga jarak dan menyediakan fasilitas cuci tangan maupun hand sanitizer di lokasi vaksinasi, guna mencegah terjadinya penularan COVID-19. Menjadi salah satu kelompok prioritas penerima vaksin COVID-19, sejumlah awak media mengaku antusias. Sebab, mereka memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi, sehingga rentan tertular COVID-19. Untuk itu, vaksin sangat penting guna memberikan memproteksi mereka dari potensi penularan COVID-19. Presiden Joko Widodo bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menkominfo Jhony G. Plate dan Ketua Dewan Pers Indonesia Muhammad Nuh meninjau secara langsung kegiatan vaksinasi sembari berbincang dengan petugas maupun peserta vaksinasi. Dalam keterangannya, Presiden berharap kegiatan serupa bisa segera dilaksanakan di daerah lain seraya memastikan semua awak media di tanah air menerima vaksin COVID-19.

7

Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) menjadi salah satu kelompok yang menerima vaksin COVID-19. Vaksinasi bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) ini menerima vaksinasi pertama pada hari Rabu (24/02) kemarin. Semoga melalui pemberian vaksin ini dapat melindungi para PTK dari potensi penularan virus, sehingga kegiatan pembelajaran tatap muka bisa segera dimulai dengan aman dan sehat.

8

Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Agama menggelar vaksinasi massal COVID-19 tahap pertama bagi 1000 tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal Jakarta pada Selasa (23/2) Total sasaran diperkirakan mencapai 5000 orang yang ditargetkan rampung dalam waktu 5-6 hari. Adapun tenaga kesehatan dan vaksinator yang terlibat dalam vaksinasi COVID-19 ini, merupakan kolaborasi dari TNI, Polri, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kantor Kesehatan Pelabuhan, RS Vertikal Kemenkes, Rumah Sakit berbasis keagamaan, dan Poltekkes. Secara teknis pelaksanaan vaksinasi dilakukan melalui 5 tahapan, tahapan pertama penerima vaksinasi menuju ke Meja 0 untuk verifikasi data, tahapan kedua dilanjutkan ke Meja 1 untuk pendaftaran, tahapan ketiga ke Meja 2 untuk skrining kesehatan, tahapan keempat ke Meja 3 vaksinasi, dan tahapan terakhir observasi. Tokoh agama menjadi salah satu prioritas program vaksinasi COVID-19. Peran para tokoh agama, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu memiliki tugas yang langsung berhubungan dengan masyarakat dalam melakukan pembinaan keagamaan. Selain itu, vaksinasi COVID-19 ini sebagai upaya merajut keberagaman dan kebersamaan bangsa Indonesia untuk melawan pandemi COVID-19. Kedepan, pola vaksinasi yang sudah berjalan ini diharapkan bisa menjadi contoh yang baik untuk diimplementasikan di 34 provinsi di Tanah Air. Pelaksanaan vaksinasi di Masjid Istiqlal mendapat respons baik dari berbagai kalangan pemuka agama. Mereka mendukung penuh program vaksinasi COVID-19, sebab ini merupakan wujud nyara dari komitmen pemerintah untuk melindungi seluruh masyarakat Indonesia. Secara keseluruhan vaksinasi yang berlangsung hari ini berjalan dengan aman. Para peserta mengaku baik-baik saja, tidak merasakan gejala maupun reaksi tertentu pasca penyuntikan. Hal ini membuktikan bahwa vaksin COVID-19 aman bagi kesehatan tubuh.

9

Sebanyak 2 juta jiwa penduduk Indonesia telah disuntik vaksin COVID-19. Sejak dimulai pertama kali hingga saat ini, vaksinasi berjalan dengan aman. Komnas KIPI dan Kemenkes mengonfirmasi bahwa sampai saat ini belum ditemukan adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang sifatnya serius. Vaksin COVID-19 Sinovac telah teruji keamanan, mutu, khasiat dan kehalalannya. Vaksin ini dikembangkan menggunakan metode inactivated vaccine, yang telah terbukti aman, tidak menyebabkan infeksi serius serta hampir tidak mungkin menyebabkan seseorang terinfeksi. Lantas mengapa orang yang sudah divaksin masih bisa positif? Saat seseorang dinyatakan positif setelah vaksinasi, itu artinya saat divaksinasi seseorang tersebut sudah terpapar/terinfeksi COVID-19 dan sedang dalam masa inkubasi. Selain itu, vaksin COVID-19 membutuhkan dua kali dosis penyuntikan. Suntikan pertama ditujukan memicu respons kekebalan awal. Sedangkan suntikan kedua untuk menguatkan respons imun yang terbentuk. Untuk menciptakan kekebalan yang efektif bagi tubuh, setidaknya butuh waktu 28 hari pasca penyuntikan kedua. Jadi meskipun kamu udah divaksin, jangan lengah ya #Healthies, tetap terapkan protokol kesehatan 3M. Karena kemungkinan untuk terpapar virus akan tetap ada, namun potensi penderita mengalami gejala yang parah akan semakin kecil

10

Pedagang menjadi salah satu kelompok prioritas penerima vaksin tahap kedua. Sebab, mereka memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi, sehingga rentan terinfeksi COVID-19. Pada Rabu (17/2) vaksinasi bagi pedagang pasar dimulai, ditandai dengan vaksinasi bagi pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta. Lantas apa kata mereka setelah disuntik vaksin COVID-19? Yuk, simak harapan dari Ibu Titi Karyati dan Ibu Nur. Setelah divaksin tetap jalankan protokol kesehatan untuk memberikan perlindungan yang optimal. #VaksinasiPelayanPublik

11

#Healthies, vaksinasi bagi kelompok masyarakat berusia diatas 60 tahun akan segera dimulai. Lantas bagaimana alur pelaksanaannya? Berikut adalah 4 langkah mudah bagi lansia mendaftarkan diri sebagai peserta vaksinasi COVID-19. #VaksinUntukLansia

12

Vaksinasi tahap kedua bagi kelompok usia diatas 60 tahun akan segera dimulai, terlebih dahulu difokuskan di 34 ibu kota provinsi Untuk memenuhi kebutuhan vaksin, mulai hari ini pemerintah telah mendistribusikan 7 juta dosis vaksin, selanjutnya menyusul 11 juta dosis pada Maret mendatang. Terkait metode pelayanan fasilitas pelayanan vaksinasi bagi masyarakat lansia, pemerintah telah menyiapkan 2 cara yakni berbasis faskes milik pemerintah maupun swasta maupun vaksinasi massal di tempat. Untuk vaksinasi di faskes, Peserta dapat mendaftar melalui link pada website Kementerian Kesehatan yaitu www.kemkes.go.id dan website Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) di covid19.go.id. Bagi lansia yang sulit mendaftar, dapat meminta bantuan anggota keluarga maupun RT/RW setempat untuk mendaftar pada link tersebut. Pastikan data yang diisi sudah sesuai. Setelah mendaftar, peserta akan diberikan informasi mengenai jadwal pelaksanaan vaksinasi oleh Dinkes Provinsi maupun Kabupaten/Kota, Puskesmas dan RS setempat. Cara kedua yakni vaksinasi massal di tempat. Pada pelaksanaannya, vaksinasi ini boleh diselenggarakan oleh organisasi maupun instansi yang bekerjasama dengan Kemenkes dan Dinkes Provinsi maupun Kabupaten/Kota setempat. Pada pelaksanaannya, vaksinasi dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun. Pemerintah juga memastikan bahwa tenaga kesehatan & vaksinator yang terlibat dalam vaksinasi telah terlatih dan berkompeten. Untuk mengantisipasi terjadinya KIPI, di setiap pos pelayanan vaksinasi telah menetapkan contact person yang bisa dihubungi jika ada keluhan dari penerima vaksinasi. Pelaporan dilakukan dari fasyankes ke Puskesmas, lalu dari Puskesmas maupun RS akan melaporkan ke Dinkes Kab/Kota. Secara teknis pelaksanaan vaksinasi bagi lansia tak banyak berbeda. Hanya saja dalam proses skrining dilakukan lebih detail dengan beberapa pertanyaan tambahan. Pendaftaran bisa melalui link berikut: https://www.kemkes.go.id/article/view/21022000001/Informasi-Pendaftaran-Vaksinasi-pada-Lansia.html

Most Viewed

Mon, 19 Apr 2021 - Recent Posts

Most Hearts

Mon, 19 Apr 2021 - Recent Posts

Most Commented

Mon, 19 Apr 2021 - Recent Posts

Upgrade for Premium Analytics on

  • Profile Analytics
    Hashtag Analytics
  • Profile Analytics - Premium
  • Engagement Rate Analysis
  • Tagged Brands & Influencers HOT
  • Historical Performance
  • Posting Activity - Schedule & Mapping
  • Audience Engagement Heatmap
  • Geolocation Map
  • Top Captions & Hashtags
  • Email Alert
  • Hashtag Analytics - Premium
  • Engagement Rate Analysis
  • Influencer Identification HOT
  • Audience Activity
  • Top Hashtags Participants
  • Most Liked & Commented
  • Geolocation Map
  • Custom Date Range
  • Email Alert

Upgrade for Premium Analytics on

  • Profile Analytics
    Hashtag Analytics
  • Profile Analytics - Premium
  • Engagement Rate Analysis
  • Tagged Brands & Influencers HOT
  • Historical Performance
  • Posting Activity - Schedule & Mapping
  • Audience Engagement Heatmap
  • Geolocation Map
  • Top Captions & Hashtags
  • Email Alert
  • Hashtag Analytics - Premium
  • Engagement Rate Analysis
  • Influencer Identification HOT
  • Audience Activity
  • Top Hashtags Participants
  • Most Liked & Commented
  • Geolocation Map
  • Custom Date Range
  • Email Alert