analisa.io

This Profile is
Age-restricted
by Instagram and cannot be analyzed

Please kindly try another search

analisa.io
analisa.io

This Profile has zero posts, and nothing to analyze

Please kindly try another search

analisa.io
analisa.io

Oops...
It's us not you.

Please reach our support for assistance.
analisa.io
analisa.io

Uhmm,
we can't access
a private profile

Please kindly try another search

analisa.io
analisa.io
analisa.io

Sorry,
your internet connection
seems unstable.

Whoa, the dates you
selected exceed the
posts analyzed.

Whoa, the dates you selected exceed the posts analyzed.

analisa.io
analisa.io
analisa.io

Profile has less
than 500
followers.

For good accuracy, Analisa.io only provides Follower Analytics for Profiles with more than 500 Followers.
Please kindly try another search :

analisa.io

Loading

0
100

Your search is being processed, and will be ready in a few minutes to hours depending on the total posts analyzed.

  • You will be notified by email once the report is done.
  • Kindly contact customer service if you have any questions.
Logo analisa
profile-picture
-

Engagement Rate

Like Rate

Comment Rate

Followers

Following

Engagement Rate

Like Rate

Comment Rate

Get Follower Demographics
& Authenticity

for Instagram Followers
  • Age
  • Gender
  • Location
  • Authenticity

Average Engagement (Likes + Comments)

Pinch & highlight chart to zoom.

Avg. Engagement
per Post

Avg. Likes
per Post

Avg. Comments
per Post

Alodokter Average Engagement

-

Total Posts

Pinch & highlight chart to zoom.

Avg. Posts
per Day

Avg. Posts
per Week

Avg. Posts
per Month

Alodokter Total Posts

-

Caption words most used

In Caption

Alodokter Captions Words Most Used

-

Hashtags most used

In Caption

Alodokter Hashtags Most Used

-

Tags and Mentions

Brands and Instagrammers often Tagged or Mentioned

Locations Tagged

Posting Activity

Posting times on Profile

Audience Engagement

Engagement times (Likes + Comments) by Audience

Total Posts

Weekday Breakdown

Average Likes and Comments per Post

Weekday Breakdown

Average Engagement Rates

Weekday Breakdown

Caption words most

In Caption

Hashtags most used

Highest Engagement (Likes + Comments)

Sun, 24 Jan 2021 - Recent Posts
1

Meski bisa meningkatkan ikatan batin (bonding) dengan Si Kecil saat proses menyusui, tapi menyusui itu tidaklah mudah, apalagi kalau baru pertama kali. Setuju gak, Bun? Nah, puting yang datar ini merupakan salah satu kendala saat proses menyusui. Perlu diketahui dulu nih kalau seorang ibu dikatakan memiliki puting datar jika posisi puting tidak lebih tinggi dari areola atau area kulit yang melingkari puting. Puting yang datar juga umumnya gak timbul saat dirangsang. Meski puting datar bukan masalah serius bagi ibu menyusui, tapi hal ini bisa aja mempersulit proses menyusui dan bikin Bunda jadi stres. Tapi, kalau Bunda mengalami kondisi ini, gak perlu cemas, ya. Bunda tetap bisa menyusui Si Kecil, kok, asalkan tahu cara mengatasinya. Nah, Bunda bisa coba lakukan 3 tips pada gambar, ya! Jika gak kunjung berhasil, Bunda bisa melakukan konsultasi laktasi, baik kepada dokter, perawat, maupun konselor laktasi. Tetap optimis dan semangat, ya, Bun untuk menyusui Si Kecil! Dengan asupan nutrisi yang baik, Si Kecil akan tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat. Gak ada salahnya juga untuk memeriksakan kondisi ini ke dokter, supaya dokter bisa memastikan bahwa puting datar yang Bunda alami bukanlah tanda dari berbagai penyakit lain, misalnya kanker payudara atau penyakit Paget (gangguan pada proses regenerasi tulang). Masih punya pertanyaan seputar masalah menyusui, Bun? Yuk, chat dokter anak langsung di aplikasi ALODOKTER! #alodokter #aplikasialodokter #infobayi #bayisehatalodokter #bayisehat #infomenyusui #menyusuisehat #menyusuisehatalodokter #busui #busuisehat

2

Bagaimana, nih, perasannya setelah resmi menyandang status sebagai seorang Ayah? Kebanyakan orang pasti merasa bahagia karena sudah sangat menantikan kehadiran Si Buah Hati selama 9 bulan lamanya. Tapi, kok, ada ayah yang malah jadi merasa resah, takut, dan sedih, ya? Kalau Ayah mengalaminya, gak perlu khawatir, ya. Perasaan semacam itu cukup sering dialami oleh seorang ayah saat anaknya baru lahir, terlebih kalau anak pertama. Beberapa hal yang disebutkan pada gambar bisa menjadi penyebabnya. Selain itu, baby blues pada Ayah juga bisa terjadi karena waktu cuti yang sangat singkat sehingga harus segera kembali ke rutinitas pekerjaan, kurangnya perhatian dari sang istri, atau istri tercinta juga sedang mengalami baby blues. Adanya faktor-faktor berikut juga dapat meningkatkan risiko seorang pria mengalami baby blues atau bahkan depresi setelah menjadi seorang Ayah, yaitu: - Memiliki riwayat gangguan mental, seperti depresi dan gangguan cemas. - Pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga atau dibesarkan dalam keluarga yang kurang harmonis. - Belum siap secara batin untuk menjadi seorang Ayah. - Tidak memiliki figur ayah yang bisa dijadikan panutan. Meski umumnya hal ini normal terjadi, tapi kalau gak segera diatasi, khawatirnya bisa memicu terjadinya berbagai dampak buruk, seperti perasaan yang jadi lebih mudah tersinggung, muncul rasa cemas, tubuh gak bertenaga, menarik diri dari keluarga, atau bahkan merasa tidak memiliki ikatan batin (bonding) dengan Si Kecil. Nah, untuk mengatasi kondisi ini, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengutarakan semua keresahan yang Ayah rasakan kepada istri, supaya bisa sama-sama mencari jalan keluarnya. Kalau gejala baby blues gak membaik juga, sebaiknya segera temui dokter atau psikolog, ya, untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Ayah juga bisa berkonsultasi dengan psikolog melalui chat di aplikasi ALODOKTER. #alodokter #aplikasialodokter #infokehamilan #hamilsehatalodokter #babyblues #melahirkan

3

Mungkin ada Bumil yang baru tahu, nih, kalau chia seed yang merupakan biji-bijian kecil berwarna hitam dari tanaman Salvia hispanica L. ini ternyata baik untuk kehamilan! Di balik ukurannya yang kecil, chia seed termasuk ke dalam jenis biji-bijian yang kaya akan nutrisi, seperti protein, serat, karbohidrat, omega-3, omega-6, mangan, fosfor, tembaga, selenium, besi, magnesium, dan kalsium. Wah, banyak, ya? Makanya, gak heran kan, kalau chia seed memiliki beragam manfaat untuk ibu hamil, seperti yang sudah disebutkan pada gambar. Nah, untuk mengonsumsi chia seed, Bumil bisa mencampurkannya pada makanan atau minuman, misalnya bubur oat, salad, jus, atau yoghurt. Meski bermanfaat, hindari mengonsumsi chia seed secara berlebihan, ya! Soalnya, chia seed merupakan makanan berserat tinggi, yang jika dikonsumsi terlalu banyak bisa bikin perut jadi terasa gak nyaman dan malah bisa menyebabkan diare. Khusus buat ibu hamil yang sedang mengonsumsi obat untuk mengontrol kadar gula darah, sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter sebelum makan chia seed, ya. Yang gak kalah penting, perhatikan juga reaksi tubuh Bumil setelah makan chia seed. Jika muncul reaksi alergi, seperti gatal di lidah atau bibir, sakit perut, atau mungkin sesak napas, segera berhenti mengonsumsi chia seed dan periksakan diri ke dokter terdekat, ya! Jangan lupa untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian Bumil dengan mengonsumsi makanan sehat lainnya, terus perbanyak juga minum air putih, rutin berolahraga, kelola stres dengan baik, istirahat yang cukup, dan rutin menepati jadwal pemeriksaan kehamilan ke dokter kandungan. Kalau Bumil masih ingin tahu jenis makanan yang baik buat kehamilan, jangan ragu untuk chat dokter kandungan langsung di aplikasi ALODOKTER, ya! #alodokter #aplikasialodokter #infokehamilan #hamilsehatalodokter #hamilsehat #bumilsehat #makananbumil #makananibuhamil #chiaseeds #chiaseed

4

Gonore atau biasa dikenal dengan kencing nanah mungkin sering dianggap sebagai penyakit yang hanya bisa terjadi pada pria. Padahal, penyakit ini juga bisa dialami oleh wanita, lho! Tak terkecuali ibu hamil. Pada wanita, bakteri Neisseria gonorrhoeae penyebab gonore ini dapat hidup dan berkembang di leher rahim, uterus (rahim), dan tuba falopi (saluran telur). Tak hanya itu, bakteri ini dapat berkembang di uretra (saluran kencing), mulut, tenggorokan, dan anus. Biasanya, ibu hamil gak selalu sadar kalau sudah terinfeksi gonore, karena gonore ini gak selalu bergejala. Kalau pun muncul, gejalanya mirip dengan keluhan yang biasa dialami saat hamil, seperti keputihan atau timbulnya bercak darah dari vagina. Bisa juga berupa nyeri saat BAK atau saat berhubungan intim, serta sakit tenggorokan (jika mulut Bumil yang terinfeksi). Tapi Bumil gak perlu khawatir, kondisi ini bisa dicegah kok, sehingga risiko terjadinya komplikasi kehamilan yang disebutkan pada gambar pun bisa berkurang. Caranya, dengan melalukan skrining kesehatan secara keseluruhan sebelum atau saat awal kehamilan, terutama bagi wanita yang berisiko, yaitu punya riwayat terinfeksi gonore/penyakit menular seksual lainnya, atau sering bergonta-ganti pasangan seks tanpa menggunakan pengaman. Terus, ajak juga pasangan untuk melakukan skrining kesehatan, ya, Bumil! Jadi kalau Bumil merasa berisiko terinfeksi gonore atau mengalami gejala gonore yang telah disebutkan sebelumnya, segera periksakan diri ke dokter, ya. Gonore bisa diobati dengan antibiotik yang aman untuk Bumil konsumsi. Bumil juga patut waspada jika suami mengalami keluhan kencing nanah, yakni ketika keluar cairan berwarna putih kekuningan dari penis, terlebih jika disertai dengan bengkak dan nyeri pada penis. Soalnya, penyakit ini menular secara seksual. Maka dari itu, jalanilah pengobatan gonore bersama pasangan. Perlu diingat, selama menjalani pengobatan, gak dianjurkan dulu untuk berhubungan intim sampai benar-benar dinyatakan sembuh. Jika Bumil masih punya pertanyaan seputar masalah kehamilan, tanyakan langsung ke dokter kandungan lewat aplikasi ALODOKTER, ya! #alodokter #aplikasialodokter #infokehamilan #hamilsehatalodokter

5

Busui, pernah gak merasakan payudara terasa penuh dan bengkak saat baru mulai menyusui Si Kecil? Tenang ya, kondisi ini sebenarnya umum dan wajar terjadi, kok. Terlebih di masa awal menyusui ketika tubuh Busui secara alami memproduksi lebih banyak ASI. Lama kelamaan, tubuh Busui akan beradaptasi dan hanya memproduksi ASI sebanyak yang biasanya Si Kecil butuhkan. Jadi nantinya payudara gak terasa sepenuh dan sekencang pas awal-awal menyusui Si Kecil lagi. Tapi kalau payudara masih terasa bengkak setelah sebulan penuh aktif menyusui Si Kecil, apalagi jika disertai dengan rasa nyeri berlebih saat menyusui, sebaiknya periksakan diri ke dokter, ya. Bisa jadi Busui mengalami mastitis atau peradangan akibat penyumbatan kelenjar payudara. Meski umumnya kondisi ini umum terjadi, tapi mungkin bikin Busui merasa gak nyaman. So, untuk membantu meredakannya, Busui bisa lakukan beberapa hal berikut: - Berikan kompres dingin maupun hangat pada payudara. - Tetap menyusui dan memompa/memerah ASI. - Istirahat yang cukup dan minum cukup air mineral. - Kenakan bra menyusui dan pakaian yang tidak menekan payudara. - Pastikan posisi menyusui sudah benar. Kalau Busui masih punya pertanyaan seputar proses menyusui, Bunda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter di aplikasi ALODOKTER. #alodokter #aplikasialodokter #infomenyusui #menyusuisehat #menyusuisehatalodokter #bayisehatalodokter

6

Gak terasa ya, Bun, kita sudah di akhir tahun aja, nih. Biasanya, menjelang akhir tahun kayak gini, Bunda udah mulai cari-cari tempat liburan bersama keluarga. Namun sayangnya, pandemi COVID-19 mungkin bikin mood untuk liburan jadi gak seheboh kayak tahun-tahun sebelumnya, karena mau kemana-mana jadi parno atau takut. Benar, gak? Tapi lain halnya dengan Si Kecil, nih, Bun. Setelah berbulan-bulan melakukan semua kegiatan di rumah, seperti sekolah dan bermain, mungkin ia jadi bosan dan ingin liburan. Sebenarnya, memang lebih aman berada di rumah aja untuk mencegah penularan penyakit di masa pandemi. Tapi kalau memang Bunda dan keluarga memutuskan untuk sesekali mau keluar rumah bersama Si Kecil, ikuti beberapa cara berikut, ya, Bun: - Sebelum mengajak Si Kecil keluar rumah, pastikan dulu kondisinya sehat, ya. - Tetap lakukan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak fisik dengan orang di sekitar, mengenakan masker, dan tidak menyentuh wajah sebelum mencuci tangan di mana pun Bunda dan Si Kecil berada, ya. - Hindari tempat yang ramai dan sebaiknya pilih tempat yang terbuka atau outdoor, seperti taman atau pantai. - Pastikan masker anak tetap terpasang kalau terpaksa berada di tempat yang cukup padat dan sulit untuk melakukan physical distancing. Hindari terlalu lama berada di keramaian tersebut. - Ingatkan anak untuk tidak sembarangan memegang benda-benda yang ada di tempat umum. Jika anak gak sengaja atau terpaksa menyentuh benda di tempat umum, segera cuci tangannya dengan air dan sabun atau hand sanitizer. Meski beberapa tips di atas bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko Si Kecil tertular virus Corona, lebih baik utamakan menikmati di rumah di rumah aja, ya, Bun. Kalau Si Kecil bosan selama berada di rumah, Bunda bersama Ayah bisa tuh, mengajarkannya permainan yang baru, memasak bersama, atau sekedar berkebun di pekarangan rumah. Bunda juga bisa, lho, tanya-tanya langsung ke dokter anak tentang tips-tips supaya anak gak bosan di rumah selama pandemi COVID-19 lewat aplikasi ALODOKTER. #alodokter #aplikasialodokter #infokesehatan #hidupsehatalodokter #hidupsehat #anaksehat #liburakhirtahun #liburankeluarga #dirumahaja

7

Demi mengurangi penyebaran COVID-19, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk bekerja dan belajar dari rumah. Meski terdengar santai dan menyenangkan, tapi gak sedikit dari kita yang malah lupa untuk tetap menerapkan pola hidup sehat. Misalnya, setelah school from home, Si Kecil lanjut menonton kartun di televisi atau di gadget seharian, sampai makan gak teratur dan lupa minum. Terus, Ayah yang lagi bekerja di depan komputer, seharian cuma minum kopi aja, terus malas ngambil air putih. Padahal, kebutuhan cairan tubuh sangat penting buat dicukupi, lho! Soalnya berpengaruh banget sama kesehatan tubuh, seperti yang sudah disebutkan pada gambar di atas. Nah, Bunda bisa mulai mendisiplinkan keluarga untuk teratur mengonsumsi air minimal 8 gelas sehari. Supaya lebih aman dan bermanfaat, pastikan air minum yang dikonsumsi memenuhi standar kesehatan, yaitu yang gak memiliki rasa, bau, warna, dan juga gak mengandung bakteri atau pun bahan kimia. Bunda bisa pilih air mineral dari sumber yang terlindungi, untuk kualitas mineral yang terjaga. Kalau Bunda masih ada pertanyaan mengenai info kesehatan lainnya, jangan sungkan untuk chat dokter langsung di aplikasi ALODOKTER. #alodokter #aplikasialodokter #infokesehatan #hidupsehat #hidupsehatalodokter #polahidupsehat #hidrasi #dehidrasi

8

Pernah dengar, gak, kalau alasan Ibu marah ke anak itu adalah karena rasa sayang dan cinta? Seorang anak yang melakukan kesalahan memang merupakan proses untuk menjadikannya lebih baik. Namun kalau tidak diberitahu hal yang membuat ia salah, khawatirnya kesalahan tersebut bisa terulang kembali dan memberi dampak buruk bagi dirinya maupun orang lain di sekitar. Jadi, memarahi anak gak selalu menjadi tindakan yang jahat, kok, tapi bisa jadi suatu cara untuk mendidik anak dan membantu ia membangun karakter yang positif. Tapi, jangan salah, Bun! Memarahi bukan berarti Bunda harus meneriaki Si Kecil atau bahkan hingga memukulnya. Cara memarahi anak yang seperti itu dikhawatirkan dapat mengganggu kondisi mentalnya. Untuk mendisiplinkan Si Kecil saat ia berbuat salah, cukup dengan menegurnya secara tegas dan jelas, tanpa meninggikan suara, apalagi di depan banyak orang. Lebih baik, cobalah untuk memberikan pemahaman kepadanya secara pribadi. Pada beberapa kasus, boleh saja Bunda memberikan hukuman ringan. Misalnya, membatasi jam menonton televisi atau bermain game. Tapi ingat juga untuk selalu memberikan pujian atau hadiah saat ia melakukan hal yang baik. Ajarkan Si Kecil untuk berani meminta maaf dan bertanggungjawab atas kesalahan yang telah dilakukannya. Jangan lupa untuk mendengarkan apa alasan yang membuat Si Kecil melakukan kesalahan tersebut, agar ia tidak merasa terpojokkan dan tetap merasa diperhatikan. Terakhir, karena anak sering mencontoh perilaku orang di sekitarnya, maka, jadilah contoh yang baik untuk Si Kecil, ya, Bun! Memang kesannya susah-susah gampang ya, Bun, dalam mendidik anak? Meski begitu, jangan menyerah, dan tetaplah semangat menjadi panutan yang baik untuk Si Kecil. Kalau Bunda masih ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang pola asuh anak yang baik, Bunda bisa berkonsultasi langsung dengan psikolog anak lewat chat di aplikasi ALODOKTER. #alodokter #aplikasialodokter #infokesehatan #hidupsehatalodokter #hidupsehat #anaksehat #psikologianak #parentinganak #mitosfaktaalodokter #mitosfakta #faktadanmitos

9

Tumbuhnya gigi bungsu pada orang dewasa sering kali menimbulkan keluhan, mulai dari nyeri, hingga demam. Lalu, apakah gigi bungsu harus selalu dicabut? Kondisi apa saja yang mengharuskan gigi bungsu untuk dicabut? Untuk tahu lebih lanjut mengenai topik ini, yuk, saksikan Instagram Livechat dengan tema "Gigi Bungsu Sebaiknya Dicabut atau Tidak?" bersama pembicara Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K)., MM, ketua PP PDGI, serta moderator dr. Gloria dari ALODOKTER, pada Jumat, 18 Desember 2020, pukul 13.30-14.30 WIB hanya di Instagram ALODOKTER. Punya pertanyaan terkait gigi bungsu? Yuk, sampaikan di kolom komentar, agar nanti bisa dijawab oleh drg. Seno saat livechat berlangsung :) #alodokter #aplikasialodokter #infokesehatan #hidupsehatalodokter #hidupsehat #gigibungsu #gerahambungsu #livechatalodokter

10

Kalau bayi laki-laki, sering dianjurkan untuk disunat. Tapi, bagaimana dengan bayi perempuan? Apakah dianjurkan juga? Untuk tahu jawabannya, yuk, simak penjelasan dr. Abi dalam video berikut ini! #alodokter #aplikasialodokter #infobayi #bayisehatalodokter #bayisehat #sunat #sunatperempuan #qnaalodokter

Most Recent Posts

Sun, 24 Jan 2021 - Recent Posts
1

Pernah dengar, gak, kalau alasan Ibu marah ke anak itu adalah karena rasa sayang dan cinta? Seorang anak yang melakukan kesalahan memang merupakan proses untuk menjadikannya lebih baik. Namun kalau tidak diberitahu hal yang membuat ia salah, khawatirnya kesalahan tersebut bisa terulang kembali dan memberi dampak buruk bagi dirinya maupun orang lain di sekitar. Jadi, memarahi anak gak selalu menjadi tindakan yang jahat, kok, tapi bisa jadi suatu cara untuk mendidik anak dan membantu ia membangun karakter yang positif. Tapi, jangan salah, Bun! Memarahi bukan berarti Bunda harus meneriaki Si Kecil atau bahkan hingga memukulnya. Cara memarahi anak yang seperti itu dikhawatirkan dapat mengganggu kondisi mentalnya. Untuk mendisiplinkan Si Kecil saat ia berbuat salah, cukup dengan menegurnya secara tegas dan jelas, tanpa meninggikan suara, apalagi di depan banyak orang. Lebih baik, cobalah untuk memberikan pemahaman kepadanya secara pribadi. Pada beberapa kasus, boleh saja Bunda memberikan hukuman ringan. Misalnya, membatasi jam menonton televisi atau bermain game. Tapi ingat juga untuk selalu memberikan pujian atau hadiah saat ia melakukan hal yang baik. Ajarkan Si Kecil untuk berani meminta maaf dan bertanggungjawab atas kesalahan yang telah dilakukannya. Jangan lupa untuk mendengarkan apa alasan yang membuat Si Kecil melakukan kesalahan tersebut, agar ia tidak merasa terpojokkan dan tetap merasa diperhatikan. Terakhir, karena anak sering mencontoh perilaku orang di sekitarnya, maka, jadilah contoh yang baik untuk Si Kecil, ya, Bun! Memang kesannya susah-susah gampang ya, Bun, dalam mendidik anak? Meski begitu, jangan menyerah, dan tetaplah semangat menjadi panutan yang baik untuk Si Kecil. Kalau Bunda masih ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang pola asuh anak yang baik, Bunda bisa berkonsultasi langsung dengan psikolog anak lewat chat di aplikasi ALODOKTER. #alodokter #aplikasialodokter #infokesehatan #hidupsehatalodokter #hidupsehat #anaksehat #psikologianak #parentinganak #mitosfaktaalodokter #mitosfakta #faktadanmitos

2

Bagaimana, nih, perasannya setelah resmi menyandang status sebagai seorang Ayah? Kebanyakan orang pasti merasa bahagia karena sudah sangat menantikan kehadiran Si Buah Hati selama 9 bulan lamanya. Tapi, kok, ada ayah yang malah jadi merasa resah, takut, dan sedih, ya? Kalau Ayah mengalaminya, gak perlu khawatir, ya. Perasaan semacam itu cukup sering dialami oleh seorang ayah saat anaknya baru lahir, terlebih kalau anak pertama. Beberapa hal yang disebutkan pada gambar bisa menjadi penyebabnya. Selain itu, baby blues pada Ayah juga bisa terjadi karena waktu cuti yang sangat singkat sehingga harus segera kembali ke rutinitas pekerjaan, kurangnya perhatian dari sang istri, atau istri tercinta juga sedang mengalami baby blues. Adanya faktor-faktor berikut juga dapat meningkatkan risiko seorang pria mengalami baby blues atau bahkan depresi setelah menjadi seorang Ayah, yaitu: - Memiliki riwayat gangguan mental, seperti depresi dan gangguan cemas. - Pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga atau dibesarkan dalam keluarga yang kurang harmonis. - Belum siap secara batin untuk menjadi seorang Ayah. - Tidak memiliki figur ayah yang bisa dijadikan panutan. Meski umumnya hal ini normal terjadi, tapi kalau gak segera diatasi, khawatirnya bisa memicu terjadinya berbagai dampak buruk, seperti perasaan yang jadi lebih mudah tersinggung, muncul rasa cemas, tubuh gak bertenaga, menarik diri dari keluarga, atau bahkan merasa tidak memiliki ikatan batin (bonding) dengan Si Kecil. Nah, untuk mengatasi kondisi ini, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengutarakan semua keresahan yang Ayah rasakan kepada istri, supaya bisa sama-sama mencari jalan keluarnya. Kalau gejala baby blues gak membaik juga, sebaiknya segera temui dokter atau psikolog, ya, untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Ayah juga bisa berkonsultasi dengan psikolog melalui chat di aplikasi ALODOKTER. #alodokter #aplikasialodokter #infokehamilan #hamilsehatalodokter #babyblues #melahirkan

3

Meski bisa meningkatkan ikatan batin (bonding) dengan Si Kecil saat proses menyusui, tapi menyusui itu tidaklah mudah, apalagi kalau baru pertama kali. Setuju gak, Bun? Nah, puting yang datar ini merupakan salah satu kendala saat proses menyusui. Perlu diketahui dulu nih kalau seorang ibu dikatakan memiliki puting datar jika posisi puting tidak lebih tinggi dari areola atau area kulit yang melingkari puting. Puting yang datar juga umumnya gak timbul saat dirangsang. Meski puting datar bukan masalah serius bagi ibu menyusui, tapi hal ini bisa aja mempersulit proses menyusui dan bikin Bunda jadi stres. Tapi, kalau Bunda mengalami kondisi ini, gak perlu cemas, ya. Bunda tetap bisa menyusui Si Kecil, kok, asalkan tahu cara mengatasinya. Nah, Bunda bisa coba lakukan 3 tips pada gambar, ya! Jika gak kunjung berhasil, Bunda bisa melakukan konsultasi laktasi, baik kepada dokter, perawat, maupun konselor laktasi. Tetap optimis dan semangat, ya, Bun untuk menyusui Si Kecil! Dengan asupan nutrisi yang baik, Si Kecil akan tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat. Gak ada salahnya juga untuk memeriksakan kondisi ini ke dokter, supaya dokter bisa memastikan bahwa puting datar yang Bunda alami bukanlah tanda dari berbagai penyakit lain, misalnya kanker payudara atau penyakit Paget (gangguan pada proses regenerasi tulang). Masih punya pertanyaan seputar masalah menyusui, Bun? Yuk, chat dokter anak langsung di aplikasi ALODOKTER! #alodokter #aplikasialodokter #infobayi #bayisehatalodokter #bayisehat #infomenyusui #menyusuisehat #menyusuisehatalodokter #busui #busuisehat

4

Gak terasa ya, Bun, kita sudah di akhir tahun aja, nih. Biasanya, menjelang akhir tahun kayak gini, Bunda udah mulai cari-cari tempat liburan bersama keluarga. Namun sayangnya, pandemi COVID-19 mungkin bikin mood untuk liburan jadi gak seheboh kayak tahun-tahun sebelumnya, karena mau kemana-mana jadi parno atau takut. Benar, gak? Tapi lain halnya dengan Si Kecil, nih, Bun. Setelah berbulan-bulan melakukan semua kegiatan di rumah, seperti sekolah dan bermain, mungkin ia jadi bosan dan ingin liburan. Sebenarnya, memang lebih aman berada di rumah aja untuk mencegah penularan penyakit di masa pandemi. Tapi kalau memang Bunda dan keluarga memutuskan untuk sesekali mau keluar rumah bersama Si Kecil, ikuti beberapa cara berikut, ya, Bun: - Sebelum mengajak Si Kecil keluar rumah, pastikan dulu kondisinya sehat, ya. - Tetap lakukan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak fisik dengan orang di sekitar, mengenakan masker, dan tidak menyentuh wajah sebelum mencuci tangan di mana pun Bunda dan Si Kecil berada, ya. - Hindari tempat yang ramai dan sebaiknya pilih tempat yang terbuka atau outdoor, seperti taman atau pantai. - Pastikan masker anak tetap terpasang kalau terpaksa berada di tempat yang cukup padat dan sulit untuk melakukan physical distancing. Hindari terlalu lama berada di keramaian tersebut. - Ingatkan anak untuk tidak sembarangan memegang benda-benda yang ada di tempat umum. Jika anak gak sengaja atau terpaksa menyentuh benda di tempat umum, segera cuci tangannya dengan air dan sabun atau hand sanitizer. Meski beberapa tips di atas bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko Si Kecil tertular virus Corona, lebih baik utamakan menikmati di rumah di rumah aja, ya, Bun. Kalau Si Kecil bosan selama berada di rumah, Bunda bersama Ayah bisa tuh, mengajarkannya permainan yang baru, memasak bersama, atau sekedar berkebun di pekarangan rumah. Bunda juga bisa, lho, tanya-tanya langsung ke dokter anak tentang tips-tips supaya anak gak bosan di rumah selama pandemi COVID-19 lewat aplikasi ALODOKTER. #alodokter #aplikasialodokter #infokesehatan #hidupsehatalodokter #hidupsehat #anaksehat #liburakhirtahun #liburankeluarga #dirumahaja

5

Gonore atau biasa dikenal dengan kencing nanah mungkin sering dianggap sebagai penyakit yang hanya bisa terjadi pada pria. Padahal, penyakit ini juga bisa dialami oleh wanita, lho! Tak terkecuali ibu hamil. Pada wanita, bakteri Neisseria gonorrhoeae penyebab gonore ini dapat hidup dan berkembang di leher rahim, uterus (rahim), dan tuba falopi (saluran telur). Tak hanya itu, bakteri ini dapat berkembang di uretra (saluran kencing), mulut, tenggorokan, dan anus. Biasanya, ibu hamil gak selalu sadar kalau sudah terinfeksi gonore, karena gonore ini gak selalu bergejala. Kalau pun muncul, gejalanya mirip dengan keluhan yang biasa dialami saat hamil, seperti keputihan atau timbulnya bercak darah dari vagina. Bisa juga berupa nyeri saat BAK atau saat berhubungan intim, serta sakit tenggorokan (jika mulut Bumil yang terinfeksi). Tapi Bumil gak perlu khawatir, kondisi ini bisa dicegah kok, sehingga risiko terjadinya komplikasi kehamilan yang disebutkan pada gambar pun bisa berkurang. Caranya, dengan melalukan skrining kesehatan secara keseluruhan sebelum atau saat awal kehamilan, terutama bagi wanita yang berisiko, yaitu punya riwayat terinfeksi gonore/penyakit menular seksual lainnya, atau sering bergonta-ganti pasangan seks tanpa menggunakan pengaman. Terus, ajak juga pasangan untuk melakukan skrining kesehatan, ya, Bumil! Jadi kalau Bumil merasa berisiko terinfeksi gonore atau mengalami gejala gonore yang telah disebutkan sebelumnya, segera periksakan diri ke dokter, ya. Gonore bisa diobati dengan antibiotik yang aman untuk Bumil konsumsi. Bumil juga patut waspada jika suami mengalami keluhan kencing nanah, yakni ketika keluar cairan berwarna putih kekuningan dari penis, terlebih jika disertai dengan bengkak dan nyeri pada penis. Soalnya, penyakit ini menular secara seksual. Maka dari itu, jalanilah pengobatan gonore bersama pasangan. Perlu diingat, selama menjalani pengobatan, gak dianjurkan dulu untuk berhubungan intim sampai benar-benar dinyatakan sembuh. Jika Bumil masih punya pertanyaan seputar masalah kehamilan, tanyakan langsung ke dokter kandungan lewat aplikasi ALODOKTER, ya! #alodokter #aplikasialodokter #infokehamilan #hamilsehatalodokter

6

Demi mengurangi penyebaran COVID-19, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk bekerja dan belajar dari rumah. Meski terdengar santai dan menyenangkan, tapi gak sedikit dari kita yang malah lupa untuk tetap menerapkan pola hidup sehat. Misalnya, setelah school from home, Si Kecil lanjut menonton kartun di televisi atau di gadget seharian, sampai makan gak teratur dan lupa minum. Terus, Ayah yang lagi bekerja di depan komputer, seharian cuma minum kopi aja, terus malas ngambil air putih. Padahal, kebutuhan cairan tubuh sangat penting buat dicukupi, lho! Soalnya berpengaruh banget sama kesehatan tubuh, seperti yang sudah disebutkan pada gambar di atas. Nah, Bunda bisa mulai mendisiplinkan keluarga untuk teratur mengonsumsi air minimal 8 gelas sehari. Supaya lebih aman dan bermanfaat, pastikan air minum yang dikonsumsi memenuhi standar kesehatan, yaitu yang gak memiliki rasa, bau, warna, dan juga gak mengandung bakteri atau pun bahan kimia. Bunda bisa pilih air mineral dari sumber yang terlindungi, untuk kualitas mineral yang terjaga. Kalau Bunda masih ada pertanyaan mengenai info kesehatan lainnya, jangan sungkan untuk chat dokter langsung di aplikasi ALODOKTER. #alodokter #aplikasialodokter #infokesehatan #hidupsehat #hidupsehatalodokter #polahidupsehat #hidrasi #dehidrasi

7

Bersama Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K)., MM , yang merupakan Ketua PP PDGI @pbpdgi dan dr. Gloria Kemala Ate @gloriaate dari ALODOKTER.

8

Meski sering dikaitkan dengan makanan yang gak baik untuk kesehatan, sebenarnya santan punya manfaat untuk kesehatan, lho, terlebih jika diolah dengan tepat. Apa saja manfaatnya, dan bagaimana cara mengolahnya? Yuk, simak penjelasan dr. Mita, M.Gizi, Sp.GK dalam video berikut ini! Saksikan video selengkapnya di channel Youtube ALODOKTER atau swipe up link-nya di Instastory :) #alodokter #aplikasialodokter #infokesehatan #hidupsehatalodokter #hidupsehat #makanansehat #santan #makananbersantan #santanterindah

9

Busui, pernah gak merasakan payudara terasa penuh dan bengkak saat baru mulai menyusui Si Kecil? Tenang ya, kondisi ini sebenarnya umum dan wajar terjadi, kok. Terlebih di masa awal menyusui ketika tubuh Busui secara alami memproduksi lebih banyak ASI. Lama kelamaan, tubuh Busui akan beradaptasi dan hanya memproduksi ASI sebanyak yang biasanya Si Kecil butuhkan. Jadi nantinya payudara gak terasa sepenuh dan sekencang pas awal-awal menyusui Si Kecil lagi. Tapi kalau payudara masih terasa bengkak setelah sebulan penuh aktif menyusui Si Kecil, apalagi jika disertai dengan rasa nyeri berlebih saat menyusui, sebaiknya periksakan diri ke dokter, ya. Bisa jadi Busui mengalami mastitis atau peradangan akibat penyumbatan kelenjar payudara. Meski umumnya kondisi ini umum terjadi, tapi mungkin bikin Busui merasa gak nyaman. So, untuk membantu meredakannya, Busui bisa lakukan beberapa hal berikut: - Berikan kompres dingin maupun hangat pada payudara. - Tetap menyusui dan memompa/memerah ASI. - Istirahat yang cukup dan minum cukup air mineral. - Kenakan bra menyusui dan pakaian yang tidak menekan payudara. - Pastikan posisi menyusui sudah benar. Kalau Busui masih punya pertanyaan seputar proses menyusui, Bunda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter di aplikasi ALODOKTER. #alodokter #aplikasialodokter #infomenyusui #menyusuisehat #menyusuisehatalodokter #bayisehatalodokter

10

Kalau bayi laki-laki, sering dianjurkan untuk disunat. Tapi, bagaimana dengan bayi perempuan? Apakah dianjurkan juga? Untuk tahu jawabannya, yuk, simak penjelasan dr. Abi dalam video berikut ini! #alodokter #aplikasialodokter #infobayi #bayisehatalodokter #bayisehat #sunat #sunatperempuan #qnaalodokter

11

Tumbuhnya gigi bungsu pada orang dewasa sering kali menimbulkan keluhan, mulai dari nyeri, hingga demam. Lalu, apakah gigi bungsu harus selalu dicabut? Kondisi apa saja yang mengharuskan gigi bungsu untuk dicabut? Untuk tahu lebih lanjut mengenai topik ini, yuk, saksikan Instagram Livechat dengan tema "Gigi Bungsu Sebaiknya Dicabut atau Tidak?" bersama pembicara Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K)., MM, ketua PP PDGI, serta moderator dr. Gloria dari ALODOKTER, pada Jumat, 18 Desember 2020, pukul 13.30-14.30 WIB hanya di Instagram ALODOKTER. Punya pertanyaan terkait gigi bungsu? Yuk, sampaikan di kolom komentar, agar nanti bisa dijawab oleh drg. Seno saat livechat berlangsung :) #alodokter #aplikasialodokter #infokesehatan #hidupsehatalodokter #hidupsehat #gigibungsu #gerahambungsu #livechatalodokter

12

Mungkin ada Bumil yang baru tahu, nih, kalau chia seed yang merupakan biji-bijian kecil berwarna hitam dari tanaman Salvia hispanica L. ini ternyata baik untuk kehamilan! Di balik ukurannya yang kecil, chia seed termasuk ke dalam jenis biji-bijian yang kaya akan nutrisi, seperti protein, serat, karbohidrat, omega-3, omega-6, mangan, fosfor, tembaga, selenium, besi, magnesium, dan kalsium. Wah, banyak, ya? Makanya, gak heran kan, kalau chia seed memiliki beragam manfaat untuk ibu hamil, seperti yang sudah disebutkan pada gambar. Nah, untuk mengonsumsi chia seed, Bumil bisa mencampurkannya pada makanan atau minuman, misalnya bubur oat, salad, jus, atau yoghurt. Meski bermanfaat, hindari mengonsumsi chia seed secara berlebihan, ya! Soalnya, chia seed merupakan makanan berserat tinggi, yang jika dikonsumsi terlalu banyak bisa bikin perut jadi terasa gak nyaman dan malah bisa menyebabkan diare. Khusus buat ibu hamil yang sedang mengonsumsi obat untuk mengontrol kadar gula darah, sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter sebelum makan chia seed, ya. Yang gak kalah penting, perhatikan juga reaksi tubuh Bumil setelah makan chia seed. Jika muncul reaksi alergi, seperti gatal di lidah atau bibir, sakit perut, atau mungkin sesak napas, segera berhenti mengonsumsi chia seed dan periksakan diri ke dokter terdekat, ya! Jangan lupa untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian Bumil dengan mengonsumsi makanan sehat lainnya, terus perbanyak juga minum air putih, rutin berolahraga, kelola stres dengan baik, istirahat yang cukup, dan rutin menepati jadwal pemeriksaan kehamilan ke dokter kandungan. Kalau Bumil masih ingin tahu jenis makanan yang baik buat kehamilan, jangan ragu untuk chat dokter kandungan langsung di aplikasi ALODOKTER, ya! #alodokter #aplikasialodokter #infokehamilan #hamilsehatalodokter #hamilsehat #bumilsehat #makananbumil #makananibuhamil #chiaseeds #chiaseed

Most Viewed

Sun, 24 Jan 2021 - Recent Posts

Most Hearts

Sun, 24 Jan 2021 - Recent Posts

Most Commented

Sun, 24 Jan 2021 - Recent Posts

Upgrade for Premium Analytics on

  • Profile Analytics
    Hashtag Analytics
  • Profile Analytics - Premium
  • Engagement Rate Analysis
  • Tagged Brands & Influencers HOT
  • Historical Performance
  • Posting Activity - Schedule & Mapping
  • Audience Engagement Heatmap
  • Geolocation Map
  • Top Captions & Hashtags
  • Email Alert
  • Hashtag Analytics - Premium
  • Engagement Rate Analysis
  • Influencer Identification HOT
  • Audience Activity
  • Top Hashtags Participants
  • Most Liked & Commented
  • Geolocation Map
  • Custom Date Range
  • Email Alert

Upgrade for Premium Analytics on

  • Profile Analytics
    Hashtag Analytics
  • Profile Analytics - Premium
  • Engagement Rate Analysis
  • Tagged Brands & Influencers HOT
  • Historical Performance
  • Posting Activity - Schedule & Mapping
  • Audience Engagement Heatmap
  • Geolocation Map
  • Top Captions & Hashtags
  • Email Alert
  • Hashtag Analytics - Premium
  • Engagement Rate Analysis
  • Influencer Identification HOT
  • Audience Activity
  • Top Hashtags Participants
  • Most Liked & Commented
  • Geolocation Map
  • Custom Date Range
  • Email Alert